Kami menyediakan kue-kue untuk Lebaran, arisan dan acara-acara lainnya yang dibuat dari bahan-bahan terbaik dan resep-resep terbaik pula sehingga akan memberikan hasil yang terbaik pula. Untuk pertama kalinya, kami menyediakan kue besar yang rasanya ringan namun tentu saja nikmat.
NEEWAN SIMPLE CAKE
Cake dengan rasa yang ringan dan dibuat tanpa mentega atau margarin. Dihias dengan krim mentega/margarin secara simpel dan pas sehingga tidak akan menimbulkan rasa eneg saat menikmatinya. Tinggi cake adalah 5,5 cm dengan diameter 22 cm. Cake pertama yang kami tawarkan ini, tersedia dalam rasa :
Cake rasa Original dengan krim Moka/Cokelat (Rp 65000,-)
Cake rasa Cokelat dengan krim Moka/Cokelat (Rp 70000,-)
Jika berminat, silakan hubungi kami melalui :
Wanda/Tita/Lulu
HP : 085256339049
HP Wanda : 081355112443
Facebook : Neewan Pastries
email : neewan.pastries@gmail.com
Catatan :
Produksi dilakukan setelah ada pemesanan. Jadwal produksi : Sabtu & MInggu
Masa Kadaluarsa : 3 hari jika disimpan dalam lemari pendingin.
Pembayaran dilakukan pada saat pemesanan.
Untuk sementara hanya melayani pemesanan dari wilayah kota Palu.
Sop buntut dibuat dari buntut sapi yang jumlahnya terbatas, sehingga biayanya cukup mahal. Namun biaya yang kita keluarkan sebanding kok, dengan rasanya. Coba saja.
Kami menyediakan kue-kue kering untuk Lebaran, arisan dan acara-acara lainnya yang dibuat dari bahan-bahan terbaik dan resep-resep terbaik pula sehingga akan memberikan hasil yang terbaik pula. Kami menyediakan
KUE PUTRI SALJU
Kue kering klasik yang pasti jadi favorit siapa saja. Terbuat dari tepung terigu, margarin, mentega (roomboter) dan gula halus dicampur dengan kacang tanah, kue yang satu ini acap kali menjadi incaran siapa saja, terutama anak-anak. Sebab, semua orang menyukai taburan gula halusnya yang bagaikan salju, sehingga membuat rasa manisnya semakin bertambah.
Harga : Rp 95000,- ukuran toples sedang
Rp 175000,- ukuran toples besar.
Special Note For Idul Fitri Day:
Demi memberikan harga yang kompetitif, kami telah menyiapkan bahan-bahan baku pembuat kue (kecuali bahan segar seperti telur dan kacang tanah) tiga bulan sebelum Lebaran. Sehingga, biaya produksi dapat ditekan, demikian pula harga jual. Oleh sebab itu, jika Anda memesan saat ini juga, maka Anda akan mendapatkan kue kering yang lezat dengan harga yang paling bersaing.
Jika berminat, silakan hubungi kami melalui :
Wanda/Tita/Lulu
HP : 085256339049
HP Wanda : 081355112443
Facebook : Neewan Pastries
email : neewan.pastries@gmail.com
Catatan :
Yang dimaksud dengan toples sedang adalah ukuran toples dengan kapasitas sekitar setengah dari ukuran toples besar.
Toples besar adalah toples dengan diameter sekitar 14 cm dan tinggi sekitar 21 cm. Biasanya dapat memuat sekitar 2 kilogram kue kering.
Harga-harga di atas belum termasuk harga toples.
Produksi dilakukan setelah ada pemesanan. Jadwal produksi : Sabtu & MInggu
Masa Kadaluarsa : 2 bulan setelah produksi.
Pembayaran dilakukan pada saat pemesanan.
Untuk sementara hanya melayani pemesanan dari wilayah kota Palu.
Sebenarnya kami pribadi kurang menyenangi prinsip ekonomi zaman purba sebagai berikut : dengan pengeluaran yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Oke, barangkali memang tidak persis begitu bunyinya. Tapi pesannya sudah jelas : pelit tapi maunya dapat duit. ^_^
Sekarang sudah zaman sudah berubah. Kita tidak bisa lagi sekadar memilih harga bahan mentah yang paling murah agar dapat menekan biaya produksi. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan jika kita ingin membuat dan menjual kue yang mendatangkan keuntungan. Kita bisa memilih mengamalkan salah satu dari dua prinsip ekonomi berikut :
1.Dengan pengeluaran yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan (dalam jumlah) tertentu, atau
2.Dengan pengeluaran (dalam jumlah) tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Pilih salah satu. Jangan hanya mau untung besar tapi modalnya super kecil. Oleh sebab itu, biasanya kami mempertimbangkan hal-hal berikut ini dalam menentukan bahan mentah yang akan digunakan:
CERUK PASAR YANG DIINCAR
Secara sederhana, kita harus menjawab pertanyaan berikut ini : siapa yang akan menjadi konsumen produk kita? Mau calon konsumen yang berasal dari kelas bawah, kelas menengah atau kelas atas?
Dengan mengetahui profil calon konsumen, kita bisa menentukan harga jual produk, biaya produksinya hingga pemilihan bahan mentah yang akan dipakai untuk membuat kue dan produk kuliner lainnya.
Kalau kita membidik pasar kelas bawah, tentu saja kita tidak bisa menjual produk dengan harga premium yang selangit. Itu sih bunuh diri. Demikian juga jika kita membidik pasar menengah ke atas tapi menjual produk berharga murah. Sekalipun pada umumnya orang-orang berminat pada produk berharga miring, namun mereka juga menginginkan kualitas yang sesuai dengan standar mereka. Harga murah bukan jaminan produk kita akan laku.
Jadi, kesimpulannya, cari tahu dulu, konsumen seperti apa yang akan kita bidik. Apakah mereka ibu-ibu yang lebih mementingkan harga hemat dengan kualitas lumayan atau para lajang yang tidak terlalu peduli soal harga asalkan mereka puas dengan kualitas produk sekalipun harganya selangit.
KUALITAS BAHAN MENTAH
Setelah menentukan calon konsumen yang disasar, dengan sendirinya kita bisa menentukan bahan mentah apa yang akan kita pakai. Kalau konsumen yang disasar adalah konsumen yang memiliki keuangan terbatas, maka wajarlah jika kita memilih bahan dengan kualitas yang ‘sesuai’ dengan harganya.
Namun berdasarkan pengalaman kami, sebaiknya dalam menentukan bahan mentah yang akan digunakan kita tidak terpaku pada harga. Sebab, untuk bahan-bahan tertentu, justru akan lebih ‘hemat’ jika kita menggunakan bahan berkualitas baik dengan harga sedikit lebih tinggi.
Misalnya dalam hal penggunaan cokelat bubuk. Misalnya dalam salah satu resep, dibutuhkan 50 gram cokelat bubuk untuk mendapatkan rasa dan warna cokelat yang diinginkan. Saat menggunakan cokelat bubuk dengan harga pasaran Rp 14000,- per ons, ternyata kami hanya membutuhkan 20 gram cokelat bubuk untuk mendapatkan rasa dan warna cokelat yang diinginkan. Hal ini berbeda dengan saat kami menggunakan cokelat bubuk yang berharga jauh lebih murah daripada cokelat bubuk yang pertama. Saat membuat adonan kue, kami terpaksa menambah berat cokelat bubuk melebihi yang diresepkan agar mendapatkan warna cokelat yang sesuai dengan resep. Saat kue tersebut sudah matang, ternyata rasanya mengecewakan dan hal ini terjadi hanya karena kami ingin berhemat yang tidak pada tempatnya!
Jadi, terserah pada kita juga. Mau hemat tapi bersiap diri mendapatkan rasa dan penampilan kue yang mengecewakan, atau mengeluarkan ekstra dana untuk membeli bahan berkualitas baik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
HARGA BAHAN MENTAH
Menyongsong peristiwa-peristiwa tertentu seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru, ada baiknya menyiapkan bahan mentah tertentu sejak 3 atau 4 bulan sebelum hari H. Dengan demikian, kita bisa berhemat. Sebab, biasanya menjelang hari raya seperti tersebut di atas, harga-harga bahan mentah yang diperlukan untuk membuat kue ikut naik bersama harga-harga bahan pokok. Dengan menyimpan bahan-bahan mentah yang diperlukan jauh-jauh hari, kita bisa mendapatkan bahan mentah dengan harga yang lebih murah daripada harga bahan mentah yang sama menjelang Hari H. Dengan demikian, kita bisa menekan biaya produksi yang pada gilirannya akan menekan pula harga jual sehingga produk kita akan memiliki harga yang kompetitif.
DAYA TAHAN BAHAN MENTAH
Bahan mentah tertentu seperti tepung terigu yang dikemas steril, margarin, cokelat bubuk, keju dan lain-lain memiliki daya tahan yang cukup lama asalkan disimpan dengan baik. Misalnya, jika kita menyimpan margarin kemasan steril yang saat ini berharga Rp 5000,- di pasaran, akan lebih baik daripada menunggu hingga menjelang Hari H untuk membeli margarin (berharga miring) yang dikemas di plastik yang tidak steril dan kurang tahan. Selain dapat menekan biaya produksi, bahan mentah yang memiliki daya tahan lebih akan menghasilkan produk yang lebih bagus. Bukankah kue yang dibuat dengan tepung terigu yang sudah berkutu karena terlalu lama disimpan dalam kemasan yang terbuka, rasanya sangat tidak enak?
Tentu saja, tidak semua orang setuju dengan uraian di atas. Soalnya, bagi kami, mengeluarkan biaya ekstra untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya bukanlah hal yang tabu. Bahkan, wajib hukumnya. Soalnya, kami berpegang pada satu prinsip lagi : kami hanya membuat dan menjual kue dan cemilan yang kami pun mau memakannya. Jadi, kalau kami membuat produk yang kami sendiri enggan untuk memakannya, bagaimana konsumen mau membeli? Intinya, kami hanya membuat dan menjual produk yang terbaik untuk pelanggan.:)
Kami menyediakan kue-kue kering untuk Lebaran, arisan dan acara-acara lainnya yang dibuat dari bahan-bahan terbaik dan resep-resep terbaik pula sehingga akan memberikan hasil yang terbaik pula. Kami menyediakan
Kue Cokelat Kacang
Kue kering berbahan cokelat bubuk yang dicampur dengan kacang tanah tanpa kulit yang terlebih dahulu dimatangkan. Dengan bahan roomboter dan margarin berkualitas, dijamin rasa kue ini akan memuaskan para penikmatnya. Rasa coklat dan kerenyahannya berpadu dengan rasa manis yang pas. Cocok untuk menjadi suguhan saat Lebaran dan Hari Raya lainnya, dapat pula menjadi teman minum teh setiap sore.
Harga : Rp 85000,- ukuran toples sedang Rp 160000,- ukuran toples besar.
Special Note For Idul Fitri Day: Demi memberikan harga yang kompetitif, kami telah menyiapkan bahan-bahan baku pembuat kue (kecuali bahan segar seperti telur dan kacang tanah) tiga bulan sebelum Lebaran. Sehingga, biaya produksi dapat ditekan, demikian pula harga jual. Oleh sebab itu, jika Anda memesan saat ini juga, maka Anda akan mendapatkan kue kering yang lezat dengan harga yang paling bersaing.
Jika berminat, silakan hubungi kami melalui : Wanda/Tita/Lulu HP : 085256339049 HP Wanda : 081355112443 Facebook : Neewan Pastries email : neewan.pastries@gmail.com
Catatan :
Yang dimaksud dengan toples sedang adalah ukuran toples dengan kapasitas sekitar setengah dari ukuran toples besar.
Toples besar adalah toples dengan diameter sekitar 14 cm dan tinggi sekitar 21 cm. Biasanya dapat memuat sekitar 2 kilogram kue kering.
Harga-harga di atas belum termasuk harga toples.
Produksi dilakukan setelah ada pemesanan. Jadwal produksi : Sabtu & MInggu
Masa Kadaluarsa : 2 bulan setelah produksi.
Pembayaran dilakukan pada saat pemesanan.
Untuk sementara hanya melayani pemesanan dari wilayah kota Palu.
KUPING GAJAH merupakan cemilan yang dikenal luas oleh masyarakat dan mudah diperoleh. Namun, peluang masih terbuka jika ingin mencari nafkah dengan cara memroduksi dan menjual cemilan seperti KUPING GAJAH ini. Walaupun kami bergerak dalam usaha produksi dan penjualan kue kering dan cemilan, tapi kami juga senang berbagi resep. Hitung-hitung bagi-bagi ilmu. ^_^
Berikut ini adalah resep dan perhitungan ekonomi cemilan KUPING GAJAH. Semoga bermanfaat. Oh ya, maaf tidak ada gambarnya, soalnya kami memang tidak memiliki gambar cemilan yang satu ini ^_^
PERHITUNGAN EKONOMI
BahanKomposisiHarga (Rp)
Tepung terigu 250 gram 2000
Maizena 2 ½ sdm 1000
Cokelat bubuk 2 ½ sdm 1500
Telur 2 buah 2000
Gula halus 150 gram 1200
Santan kental 125 ml 500
Vanili 1 ½ sdt 150
Garam 1 ½ sdt 150
Putih telur 5 sdm 1500
Minyak goreng 1 liter 13000
Kemasan 5 buah 1000 +
Total 500 gram 24000
Biaya lainnyaSatuanNilai (Rp)
Pekerja /hari 9000
Air /hari 750
Peralatan /hari 750
Listrik /hari 1000
Sewa tempat /hari 1000
Bahan bakar /hari 2500 +
Total /hari 15000
Maka, modal untuk memroduksi 500 gram KUPING GAJAH adalah
Rp 26000,- + Rp 15000,- = Rp 39000,-
Jika keuntungan yang diinginkan adalah 50% dari modal, maka harga jual 500 gram KUPING GAJAH adalah
Rp 39000,- x 150% = Rp 58500,-
Jika KUPING GAJAH dijual dalam kemasan 100 gram, maka harga per kemasan adalah
Rp 58500,- / 5 = Rp 11700,-
Jadi, untuk mendapatkan keuntungan kita harus menjual 5 kemasan KUPING GAJAH berukuran 100 gram seharga masing-masing Rp 11700,-
Catatan : Modal produksi dapat disesuaikan dengan keadaan di lokasi produsen.
Cara membuat
1.Kocok telur, gula halus, vanili dan garam hingga rata. 2.Tambahkan tepung terigu dan maizena. Lalu tambahkan santan sedikit demi sedikit. Aduk rata. 3.Bagi adonan menjadi dua bagian. Salah satu adonan diberi cokelat bubuk. Aduk. 4.Giling masing-masing adonan hingga tipis. Olesi salah satu adonan dengan putih telur hingga rata. 5.Tumpuk adonan lain di atas adonan yang diolesi putih telur. Gulung adonan lalu simpan di lemari pendingin selama 15 sampai 30 menit. 6.Iris tipis adonan, lalu goreng dengan minyak goreng dengan panas sedang atau hangat. Tiriskan.